Follow:
Uncategorized

Doctor Strange: When I Get Ultra Marvelized

*SPOILER ALERT*

(sebenernya ga spoiler-spoiler amat koq :P)

Jadi gue mau ngasih sedikit review (sok sok-an banget) seputar box officenya Marvel yang baru aja release: DOCTOR STRANGE!!!

photo_2016-11-03_17-09-27

(pengennya masukin caption malam mingguan tapi..ah sudahlah :’)

I’ve been a fan of MCU (Marvel Cinematic Universe) tepatnya setahun yang lalu, saat Avengers 2 baru aja release dan gue ‘dipaksa’ buat nonton gara-gara temen sekantor ga ada temen nonton hehe. Truthfully, gue gak suka film-film superheroes, pasti plotnya template banget: ada kejahatan –> si superhero somehow punya keunikan dan kekuatan yang membuat dia ‘berbeda’ dari lingkungannya –> merasa harus menggunakan kekuatannya untuk kebaikan –> menumpas kejahatan –> superhero menang dan si jahat kalah. Gitu aja terus berulang-ulang dibikin drama biar rada wow.

Tetapi lagi-lagi gara-gara terpaksa, akhirnya gue pun nonton dan…… voila! gue jadi buka mata banget. Menurut gue, Marvel offers more than just an ordinary superheroes stories. Perhaps the thing that intrigued me the most dan bikin semua film MCU itu nagih ada di karakterisasinya yang kuat. Dari jaman Spiderman, ke Iron Man, ke Captain America, Thor, Ant-Man, sampai akhirnya…Doctor Strange (X-Men juga included!). Semua tokoh-tokoh superhero itu punya masa lalu dan bentukan kepribadian yang genuine dan strong (bahkan yang gak pernah di-single-film-kan seperti Black Widow, Hawkeye, dan mbak-mbak cantik dan mas-mas ganteng lainnya yang ada di X-Men). Marvel selalu mencitrakan kalau pahlawan juga manusia, punya sisi gelap dan sisi terang. Akhirnya walaupun realitas superhero terkesan melangit, tetapi pesan dari tiap filmnya selalu membumi: mau berbuat kebaikan dan menumpas kejahatan kayak gimana juga, kita harus punya kekuatan dan harus punya teman 🙂

Saat akan menonton Doctor Strange, sebenarnya gue punya ekspektasi yang agak rendah terhadap film ini. Gue sempet baca sedikit tentang cerita komiknya dan gak ngerasa wow karena si Doctor Strange dikisahkan seorang dokter yang punya kekuatan memisahkan roh dari jasad which is konsepnya asbsurd dan metafisik banget. Beda dari kisah superhero-superhero lain yang berantem fisik. Lah ini kisahnya tentang dukun?

Tapi lagi-lagi Marvel bikin saya bener-bener jatuh cinta sama konsep sinematiknya. Terlepas dari template cerita Doctor Strange yang sama aja dengan superhero lain (I mean, what do you expect from a superhero movie?!) Marvel berhasil meng-entertain konsep absurditas dan metafisik itu menjadi sangat live, dinamis, dan down to earth banget even dengan konsep manipulasi realitas yang rumit ala-ala Inception. Tapi ceritanya bener-bener easy to follow dan sangat sangat entertain sekali!

Apalagi dengan peran mantan pacar Bennedict Cumberbatch yang AAAAAKKakkkgilagilaasdfghkjl372@#$#@$%#@!%$@!!!! kuat banget citranya sebagai the brainy sociopath, saat itu juga kita pasti langsung kangen banget sama SHERLOCK! Yap, disini Cumberbatch bener-bener Sherlock banget! Inner ego-nya, geniusnya, ah emang gak salah sih Scott Derrickson rekrut doi buat jadi Doctor Strange :’)

Kalau tentang villain-nya sih menurut gue Be-ajah, alias nothing really special except di beberapa kejutan di akhir filmnya, as Marvel always does. (NOTE: Please jangan beranjak dari kursi sampai kredit film bener-bener habis. Sampai yang tulisan putih layar item itu abis semua. Sampai habis yaaaa..beneran. Sampai habis loh!!! #ngancem).

Kalau tentang pertarunganya, lagi-lagi Marvel harus bersyukur banget punya seorang Kevin Feige sang maestro sinematografi film-film Superhero. He will never disappoint you! Asli keren banget efek sinematografinya dari mulai visual, suara, dan shocking effectnya. Kita gak bakalan dibikin pusing, tapi malah dibikin excited dan banyak banget WOW momentnya. Kalau punya rezeki lebih (atau ada yang mau bayarin 😛 #KodeinAja) mendingan nonton versi 3D atau IMAX nya aja, gak bakalan nyesel beneran!

Overall, buat film Doctor Strange gue rela ngasih 8.5/10 deh! Ini rating yang gue kasih juga buat Captain America: Civil War (bahkan even better dari Civil War karena mereka berantemnya banyakan :P). Pokoknya buat moviegoers, yang suka atau gak suka sama film superheroes, menurut saya sih gak rugi buat nonton Doctor Strange. Jangan-jangan dari sini lo bakalan jadi Marvel lovers kayak gue hehehe.

Nah, bonus infonya: katanya nih katanya, gosipnya (atau faktanya?) si Doctor Strange beserta geng Chris Pratt dari The Guardian of the Galaxy bakalan nongkrong semua di Avengers 3: Infinity War.

Asli, GAK SABAR!!!

Feature image: Time Magazine.

Share:
Previous Post Next Post

You may also like

No Comments

Leave a Reply

%d bloggers like this: